Leonika Reblood

Membunuh Asumsi Bersama Leonika ReBlood

“Asumsi itu membunuh!” Leonika, CEO ReBlood.

Di episode awal bulan  februari, AppsCoast berkesempatan berbincang dengan seorang narasumber yang sangat menginspirasi, muda, peduli terhadap sesama umat dan juga seorang sosial entrepreneur. Sosok tersebut adalah Leonika Sari Njoto Boedioetomo, CEO of Reblood. Leonika Sari Njoto Boedioetomo merupakan lulusan Institut Teknologi Sepuluh Nopember jurusan Sistem Informasi.

APA ITU REBLOOD?

Reblood adalah aplikasi yang membantu masyarakat yang ingin rutin melakukan donor darah di tempat terdekat dan jadwal yang diinginkan. Terbentuknya Reblood sendiri berawal dari pengalaman Leonika ketika kuliah bahwa sulit sekali menemukan donor darah dan sering diinformasikan melalui broadcast message untuk mendapatkan donor darah tersebut. Dari pengalaman tersebutlah, Leonika melakukan penelitian untuk mencari data dengan permasalahan yang ada. Dari penelitian tersebut terbentuklah Reblood yang mana mempermudah mencari tempat donor darah dengan lokasi terdekat dan mendapatkan pemberitahuan pengingat mengenai jadwal dan persiapan sebelum donor darah.

TANTANGAN TERBESAR

Tantangan terbesar selama menjalankan Reblood adalah  team. Leonika menyatakan bahwa menemukan team yang cocok sangatlah tidak mudah karena harus disesuaikan dengan visi dan misi Reblood itu sendiri. Selain itu, Leonika harus membuat nama Reblood sendiri menjadi terkenal dan   meyakinkan   kepada orang terdekatnya khususnya orang tua bahwa Reblood akan sangat dibutuhkan sekarang ini dan masa depan.

STRENGTH AND WEAKNESS

Leonika  merasa bahwa kekuatannya  adalah fast learning dan self learning. Hal ini diakuinya bahwa Leonika ingin sekali menjadi dokter namun karena berbagai alasan akhirnya memilih sekolah IT yang mana hal ini bertolak belakang dan Leonika tidak mengerti sekali dengan programming dan mencoba belajar sendiri yang   akhirnya menjadi asisten praktikum di universitas.  Sedangkan kekurangannya adalah  tidak peka dengan kondisi perasaan seseorang.

5 SECRET WEAPONS

Berikut ini adalah beberapa tools yang menjadi andalan Leonika Sari Njoto Boedioetomo  dalam menjalankan kesehariannya sebagai  CEO of Reblood:

  1. Pocket : Untuk menyimpan artikel atau tulisan di sosial media yang akan dibaca nanti
  2. Trello : Untuk project manajemen
  3. Slack : Untuk komunikasi dengan tim
  4. Google Ecosystem : Untuk penunjang dalam bekerja
  5. Game Virtual Beggar : Untuk menenangkan pikiran otak

BUKU FAVORIT

The Launch Pad: Inside Y Combinator – Randall Stross

2 comments on “Membunuh Asumsi Bersama Leonika ReBloodAdd yours →

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *